Cerma Blog Posts

Di Balik Punggung Malam

PENGUSIK. Begitu aku menyebutnya. Sebutan untuk sosok kecil yang selalu mengusik tidur malamku. Sosok bocah lelaki yang menjadikan malam adalah waktu untuk melakukan segala hal yang ia mau. Tak ada teman ataupun sahabat tempat berbagi segala keluh ke...
by Kliping Sastra Nusantara on Jan 9, 2017

Kata Ibu

SETIAP malam, sebelum aku tidur, ibu selalu membacakan dongeng lima ekor anak ayam dan serigala jahat di hutan. Sebuah dongeng yang sudah turun temurun diceritakan sejak berabad lampau.Tapi entah kenapa, dongeng pengantar tidur dari ibu tak pernah me...
by Kliping Sastra Nusantara on Jan 2, 2017

Janji Bapak

SEORANG bapak sejati adalah lelaki paling pengertian kepada anak gadisnya. Tidak membuatnya kecewa, tulus berkorban, dan memberi rasa aman.Nisa diajak pamannya melanjutkan sekolah jenjang SMA di Kota Yogyakarta. Nisa berasal dari desa, dari keluarga...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 26, 2016

Bersama Kesepian

AKU tidak berani melirik apalagi menatap tajam, lebih baik tersungkur dalam kesepian. Kesepian yang menjelma menjadi seorang bapak. Bagaimana tidak? Menurutku kebaikan dan kebebasan kesepian telah membawaku kepada ketenangan, memberiku setumpuk arti...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 11, 2016

Akibat Ketakutan

AKU benar-benar terjerumus dalam jurang penyesalan dan tak seorangpun mau menolongku. Andai saja waktu bisa diulang kembali. Andai saja aku iniorangnya bukan penakut. Tentu peristiwa itu tak akan pernah terjadi. Aku menyesal dan terus merasa bersalah...
by Kliping Sastra Nusantara on Sep 5, 2016

Masa Lalu adalah Masa Depanku

"JANGAN kau sebut nama itu. Sekali lagi kau menyebut nama itu, aku akan meloncat dari gedung ini," ancam Mirna, perempuan cantik yang baru tiga bulan ini menjadi kekasihku. Acamannya seepertinya tidak main-main. Ia sudah berdiri di bibir jendela...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 29, 2016

Bandit Cantik

AULA sudah ramai. Malam ini Malam Keakraban Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2016/2017 Universitas Warga Negara. Wajah-wajah ceria emmenuhi aula. Dandanan mereka beragam, sesuai sepera masing-masing. Tema pesta malam ini adalah ekspresi bebas.Miranti be...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 23, 2016

Sebuah Rahasia

HUJAN turun deras ketika aku baru beberapa detik tiba di rumah. Tak hentinya aku bersyukur karena hari ini aku lupa membawa jas hujan. Untung, aku tadi langsung lekas pulang ketika melihat langit sudah nyaris rata tergulung mendung. Padahal tadi...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 16, 2016

Seperti Ibu

"HANYA  Mbak Laras satu-satunya perempuan yang seperti ibumu." Begitu kata bapak tiap kali ada ucapanku yang menyakiti hati bapak.Bapak memang belum belum bisa melupakan ibu yang meninggal lima tahun lalu. Ibu sangat berbeda denganku. Ibu itu le...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 9, 2016

Alzheimer

TAK ada orangtua yang membenci anaknya. Sekalipun anak itu sudah melukai hatinya. Harimau yang ganas dan buas tetap menyayangi dan melindungi anak-anaknya.Beda 180 derajat dengan Reno saat ini. Jika ia terus mengingat yang selalu diperlakukan ma...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 2, 2016

Dalam Cahaya Temaram

KORIDOR SMA 3 mulai senyap. Har melangkah gontai. DI benaknya masih terngiang-ngiang kata-kkata Pak Tugiman sebelum dirinya meninggalkan kelas XII Sos 1."Har, minggu depan ujian nasional. Sampaikan sama Bapakmu, tunggakan SPP segera dilunasi.""K...
by Kliping Sastra Nusantara on Jul 27, 2016

Dalam Cahaya Temaram

KORIDOR SMA 3 mulai senyap. Har melangkah gontai. DI benaknya masih terngiang-ngiang kata-kata Pak Tugiman sebelum dirinya meninggalkan kelas XII Sos 1."Har, minggu depan ujian nasional. Sampaikan sama Bapakmu, tunggakan SPP segera dilunasi...
by Kliping Sastra Nusantara on Jul 27, 2016

Keliru

ENTAH apa yang berbeda dariku, semua orang bertanya mengapa aku tak terlihat seperti biasanya: anak cerewet di sekolah. Keadaan itu berbalik setelah ada sesuatu yang mengganjal dalam pikiranku."Mama lihat kamu kurang bersemangat akhir-akhir ini,...
by Kliping Sastra Nusantara on Jul 19, 2016

Perempuan yang Dipanggil Kenangan

IA sampai Yogya pukul 20.01. Aku menjemputnya di shuttle Ambarketawang setelah SMS-nya masuk ponselku yang layarnya pecah separoh. Tidak jelas betul isi pesannya. Intinya dia minta aku agar segera menghampiri di perhentian bus itu. Kuk...
by Kliping Sastra Nusantara on Jun 28, 2016

Rupa Ayah

"BAGAIMANA rupa Ayah?"Pertanyaan itu sudah bercokol sejak aku mampu mengeja. Dan tanya itu semakin sering muncul seiring bergulirnya waktu. Tapi, semua itu sebentar lagi akan menemui jawaban.Kau tahu? Dalam sekali putaran jarum panjang, aku akan...
by Kliping Sastra Nusantara on Jun 21, 2016

Lelucon Sarah

TIDAK akan ada rindu yang menguak gerbang-gerbang kematian. Sungguh tidak ada yang merindu kematian. Dan tampaknya Tuhan punya rencana lain. Pagi ini masih menyisakan beberapa tetes air pada pucuk-pucuk daun pisang. Ibu-ibu rumah tangga yang asyik me...
by Kliping Sastra Nusantara on Jun 14, 2016

Voucher Surga

KIOS pulsa yang kudatangi, banyak orang mengantre. Mereka menunggu giliran membeli isi ulang pulsa atau voucher nomor baru. "Sudah lama antrenya, Mas?" Aku bertanya kepada seorang pemuda yang berdiri di depanku. Ia menengok ke belakang. Lal...
by Kliping Sastra Nusantara on Jun 6, 2016

Undangan Suci

AKU akan datang meski tanpa undangan. Undangan pernikahanmu yang aku sendiri hanya dapat mereka-reka. Barangkali undangan itu terbuat dari kertas ivory putih, sederhana. Beraroma melati menyihir hasratku yang tak lagi dapat aku benamkan. Ornamennya,...
by Kliping Sastra Nusantara on May 29, 2016

Dua Hati

RANIA menghirup napas panjang. Ia merasa mual. Bukan mual karena makanan atau tidak sarapan. Rere. Dialah tersangka utama yang membuat Rania mual dan nyaris kesal. Rasanya, perutnya seperti gunung anak Krakatau yang siap memuntahkan laharnya kapan sa...
by Kliping Sastra Nusantara on May 23, 2016

Akhir Sebuah Kisah

PLAK!Sebuah tamparan keras mendarat di pipi kiriku. Aku memegang pipi kiriku perkahan, kurasakan sakit dan panas yang menjalar. Lebih dari itu, aku kaget dan hatiku tersentak sakit. Aku memandang ke arahnya. Matanya terlihat sangat garang memandangku...
by Kliping Sastra Nusantara on May 16, 2016
Close