Cerpen Lawas Blog Posts

Talak Tiga

WAJAH Matrah menegang. Matanya menyiratkan ketidakpuasan terhadap jawaban yang diberikan Ke Samulla. Sudah ketiga kalinya Matrah mendatangi rumah kiai berjenggot lebat itu, berharap mendapatkan jawaban yang berbeda. Namun yang ia terima tetap sama.Ma...
by Kliping Sastra Nusantara on Jan 14, 2017

Elsa dan Inah

Senin 9 Desember ‘91Aku masuk kantor agak terlambat. Pukul 9 lewat sepuluh menit aku baru sampai di mejaku. Untung big boss lagi ke luar negeri. Sepanjang hari susah konsentrasi.Pukul tiga lebih seperempat, Kemal telepon. Aduh, senang sekali menden...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 31, 2016

Terlalu Indah

BULAN mempercepat langkahnya. Seperempat jam lagi sudah pukul dua. Dia takut terlambat masuk ke kelas. Tidak enak ditunggui murid. Tak lama kemudian ia sampai di jalan raya Haji Juanda. Dia baru akan membelok ke Grand Bandung Centre, ketika tiba-tiba...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 30, 2016

Sofa Hijau Toska

TUMBEN, ruanganku tampak begitu lengang di hari Senin pagi. Biasanya, belum juga mulai jam kantor, hiruk-pikuk dan caci-maki penghuni ruangan sudah menandai kesibukan masing-masing. Ditto si Creative Director yang selalu on time menempati bangkunya,...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 23, 2016

Gadis Kecil dan Lolipop

GADIS kecil itu berdiri di muka pagar rumahnya, tangannya yang mungil menggenggam sebatang lolipop berbentuk hati dengan pita kecil yang mengilap dan sebuah kertas yang tampak terikat di pangkal batang. Permen itu hanya digenggamnya erat-erat. Sement...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 17, 2016

Batik Hijau Pupus

“Hilang?” aku terhenyak tak percaya, memandang Asih yang kelihatan kalut. “Hilang … lagi?”“Ya, Bu,” Asih mengangguk, menegaskan dengan gerai air mata yang mulai menggenang di pelupuk matanya. “Sudah saya cari ke mana-mana.”Aku berge...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 17, 2016

Guci

Wiwid tidak habis mengerti, mengapa mertuanya memberikan guci itu kepadanya. Bukan kepada Mbak Muti atau Tries atau menantunya yang lain. Guci itu diletakkan Wiwid tepat di tengah ruang tamunya yang mungil, setelah ia tidak tahu mau ditaruh di mana l...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 16, 2016

Pinsil Usil

EKO terlihat panik. Ia kehilangan pinsil barunya. Padahal, sebelum istirahat tadi pinsil itu ada di atas mejanya. Parto tidak merasa meminjam. Juga Akrie. Akibatnya, tangis manja Eko mulai terdengar. “Kita harus bantu Eko. Kita patungan untuk...
by Kliping Sastra Nusantara on Sep 3, 2016

Layang-layang Keberuntungan

DARI halaman rumahnya, Pian menonton layang-layang di udara. Bentuk dan warnanya bermacam-macam. Ah, andai aku punya layang-layang, batin Pian. Sayang, kali ini ia tak mampu membelinya. Sekarang uang saku Pian terbatas. Sejak bapaknya menganggur...
by Kliping Sastra Nusantara on Sep 2, 2016

Maafkan Aku, Lila

Enny, mantan teman SMA Lila membawa berita hangat, bahwa Guntur membawa seorang gadis makan malam. Tentu saja hal itu membuat Lila galau. Betulkah suaminya menyeleweng?Setengah melayang, Lila meletakkan telepon ke tempatnya. Lima menit ia mencoba men...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 27, 2016

Melati

AKU sama sekali tidak lupa dengannya, meski ia telah berubah total. Biarpun rambutnya jauh lebih panjang dari yang kukenal dulu. Kulitnya juga jauh lebih bersih, lebih kuning dibandingkan dengan dua tahun yang lalu. Ia lebih gemuk, atau tepatnya lebi...
by Kliping Sastra Nusantara on Jul 30, 2016

Something Stupid

“Wow, warna lipstiknya keren deh! Besok aku pinjam ya?” kata Milla sambil memegang lipstik glossy berwarna merah bata milik Sara.“Terserah, eh aku benar-benar nggak nyangka kalau Wina ngundang kita ke ultahnya, kita kan udah lama nggak keep in...
by Kliping Sastra Nusantara on Jul 15, 2016

Johan Putih

“NOV, lihat cowok itu deh!“Yang mana?“Itu, yang lagi jongkok di depan pintu kelas.”“Emangnya kenapa?”“Orangnya keren banget deh. Menurut informasi yang gue denger sih, namanya Johan, doi kelas 3 SMK, and belum punya pacar.”“Ah, ngga...
by Kliping Sastra Nusantara on Jul 10, 2016

Banjir

ARIN menggeser duduknya agak ke sebelah kanan untuk menjaga keseimbangan. Soalnya kano terasa agak oleng. Debit air tampaknya bertambah tinggi. Gerakannya pun terasa lebih keras. Arin memeriksa tali pengikat kano. Ikatan itu masih tampak kuat.Ar...
by Kliping Sastra Nusantara on Jul 9, 2016

Salah Alamat

“TOM, bisa nggak kamu ke rumahku?” tanya Lusi, cewek tercantik di kelasku kepada Tomi. “Ooo … bisa-bisa,” jawab Tomi dengan rasa deg-degan. Jantungnya seakan mau copot karena cewek yang ia sukai mengajaknya untuk ke rumahnya. Keringat...
by Kliping Sastra Nusantara on Jul 8, 2016

Blind Valentine

by Kliping Sastra Nusantara on Jul 7, 2016

Oma Martha

AKU berjalan santai menuju ke sekolah yang jaraknya tidak begitu jauh dari tempat tinggalku. Seperti biasa, aku melewati rumah mungil dan asri yang halamannya ditumbuhi pohon ceri yang rindang. Kadang kutemui buah ceri yang menggelantung pada da...
by Kliping Sastra Nusantara on Jul 6, 2016

Avartara

GEMERONTANG RONDA TAK SOPAN mendentum lewat tiang listrik beku. Gegabah. Tambun Diego mengeriut. Bau embun menelikung mimpi bayi, menyentakkan lelangit pengantin merah jambu—temaram. Dingin menelusuk hasrat legam rambut meremang, rambut Hawa. Mungk...
by Kliping Sastra Nusantara on Jul 3, 2016

Daun-daun Maple

DAN, DAUN-DAUN MAPLE PUN BETERBANGAN DIDERA ANGIN MUSIM DINGIN. HATINYA LULUH. CUACA MASIH SAJA gelap dan suram, kendati hari belum terlampau petang. Hingga hari itu temperatur udara tidak juga beranjak naik, sementara suhu kian menukik tajam, s...
by Kliping Sastra Nusantara on Jul 2, 2016

Maafkan Aku Vilen

TAK sempat aku mengucapkan selamat ulang tahun dan selamat “Hari Valentine” kepada kembaranku tersayang, Vilen. Dia terlanjur menghembuskan napas terakhirnya di saat aku belum datang ke rumah sakit. Aku sangat menyesal. Di saat-saat terakhirnya a...
by Kliping Sastra Nusantara on Jul 1, 2016
Close