Femina Blog Posts

Cinta Kedua

AKU TAK DAPAT melupakannya. Tak dapat mencegah perasaan rindu bila lama tak bertemu, seakan hatiku terpaut kepadanya terus-menerus. Tak terbendung perasaan-perasaan yang bergelora bila melihatnya tersenyum. Senyum yang menawan, indah, dan menerobos r...
by Kliping Sastra Nusantara on Jan 13, 2017

Elsa dan Inah

Senin 9 Desember ‘91Aku masuk kantor agak terlambat. Pukul 9 lewat sepuluh menit aku baru sampai di mejaku. Untung big boss lagi ke luar negeri. Sepanjang hari susah konsentrasi.Pukul tiga lebih seperempat, Kemal telepon. Aduh, senang sekali menden...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 31, 2016

Terlalu Indah

BULAN mempercepat langkahnya. Seperempat jam lagi sudah pukul dua. Dia takut terlambat masuk ke kelas. Tidak enak ditunggui murid. Tak lama kemudian ia sampai di jalan raya Haji Juanda. Dia baru akan membelok ke Grand Bandung Centre, ketika tiba-tiba...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 30, 2016

Sofa Hijau Toska

TUMBEN, ruanganku tampak begitu lengang di hari Senin pagi. Biasanya, belum juga mulai jam kantor, hiruk-pikuk dan caci-maki penghuni ruangan sudah menandai kesibukan masing-masing. Ditto si Creative Director yang selalu on time menempati bangkunya,...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 23, 2016

Guci

Wiwid tidak habis mengerti, mengapa mertuanya memberikan guci itu kepadanya. Bukan kepada Mbak Muti atau Tries atau menantunya yang lain. Guci itu diletakkan Wiwid tepat di tengah ruang tamunya yang mungil, setelah ia tidak tahu mau ditaruh di mana l...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 16, 2016

Maafkan Aku, Lila

Enny, mantan teman SMA Lila membawa berita hangat, bahwa Guntur membawa seorang gadis makan malam. Tentu saja hal itu membuat Lila galau. Betulkah suaminya menyeleweng?Setengah melayang, Lila meletakkan telepon ke tempatnya. Lima menit ia mencoba men...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 27, 2016

Cerber Majalah Femina Kopi Rena bagian III

Dave mengaduk kopi susu di dalam gelas. "Ini adalah kita sekarang. Campuran baru. Kesempatan baru."Hati Rena menghangat. Tuhan akan selalu tepat waktu... juga untuk cinta.Cerber KOPI RENA bagian 3 (tamat) - Desi PuspitasariMajalah Femina No. 48/XLII...

Cerber Majalah Femina Kopi Rena bagian II

Kisah sebelumnya: Pernikahan San membuat Rena patah hati berat, meski sebetulnya tidak ada kisah cinta di antara keduanya. Rena resign dan mengurus toko bunga milik kakaknya. Apa daya, tepat di depan toko bunganya, berdirilah kedai kopi."Aku David, p...

Cerber Majalah Femina Kopi Rena bagian I

TUHAN SELALU TEPAT WAKTU... untuk segala hal yang tidak ada hubungannya dengan cinta. Rena patah hati karena San, laki-laki yang diam-diam disukainya, menikah dengan perempuan lain."Kopi?" San mengangkat cangkir kopinya saat tak sengaja tatapan merek...

Torture Your Character; Kemalangan Yang Bertubi-tubi

Jangan pernah takut jatuh cinta lagi, kan ada aku. ~ KOPI RENACerita bersambung Majalah Femina yang aku tulis, menurut editor akan terbit di edisi pertengahan November 2015 yaitu no. 46, 47, 48. KOPI RENA (memiliki dua kemungkinan; tayang dengan judu...

Panduan Mengirim Cerpen ke Media Massa

Aku kira hanya beternak lele atau memelihara ayam buras saja yang membutuhkan panduan, ternyata mengirim cerpen ke media massa koran dan majalah pun banyak sekali yang bertanya bagaimana.Barangkali I'm the simpliest typical person saat memulai menuli...

Mengirim Cerpen ke Media Massa

Aku kira hanya beternak lele atau memelihara ayam buras saja yang membutuhkan panduan, ternyata mengirim cerpen ke media massa koran dan majalah pun banyak sekali yang bertanya bagaimana.Barangkali I'm the simpliest typical person saat memulai menuli...

Cerpen Majalah Femina September 2015: Pemain Biola

Aku menyukainya terlebih dulu, namun tidak aku utarakan. Tidak berani bicara. Tidak berani menyatakan. — Pemain Biola, Majalah FeminaHalo. Bulan September 2015 ini, cerpenku berjudul "The Wedding Violist" yang kemudian disunting...

Cerpen Majalah Femina 12 - 18 September 2015: Pemain Biola

Aku menyukainya terlebih dulu, namun tidak aku utarakan. Tidak berani bicara. Tidak berani menyatakan. — Pemain Biola, Majalah FeminaHalo. Bulan September 2015 ini, cerpenku berjudul "The Wedding Violist" yang kemudian disunting...

Berbagi Pengalaman di IWEC Surabaya

Aku lahir di era tidak begitu banyak pilihan cara belajar, jurusan IPA jauh lebih mentereng ketimbang jurusan IPS (btw, aku jurusan IPA), menjadi PNS atau pegawai bank yang 'tak punya nama' jauh lebih menjanjikan ketimbang berprofesi sebagai pen...

Majalah Femina Job Vacancy

Majalah Femina Job Vacancy - We came into existence in 1972 with the launch of Femina, the first women's magazine in Indonesia. Ever since then, we have grown to become a trusted media group and a community power house as the contents are on a par wi...
by lowongan kerja terbaru on Jun 2, 2015

Huma Qureshi at Femina Beauty Awards 2015 Photos

Huma Qureshi at Femina Beauty Awards 2015 PhotosImage Credit :- Viral Bhayani...

Kajol Latest Stills At Femina Beauty Awards

Kajol Latest Stills At Femina Beauty AwardsImage Credit :- Viral Bhayani...

Cerber Majalah Femina Februari - Maret 2015 ; Pai Apel Musim Panas

Pernikahan itu: 30% cinta, 30% saling memaafkan, dan 40% saling menguatkan.— Pai Apel Musim Panas, Cerber FeminaHalo. Menulis cerita bersambung ini adalah pengalaman baru yang menyenangkan. Karena, sebelumnya aku lebih banyak menulis novel dan...

Pai Apel Musim Panas (2)

Kisah sebelumnya:ibarat roda, hidup Abigail sedang berada di bawah. Thomas, suaminya, baru saja di-PHK dan memilih alkohol sebagai pelarian. Di saat keuangannya sedang terpuruk, ia berusaha mencari tambahan penghasilan dengan menjadi asisten seorang...
by Kliping Sastra Nusantara on Mar 24, 2015
Close