Jawa Pos Blog Posts

Nubuat Pemimpin Akhir Zaman

KETIKA istrinya sebentar lagi melahirkan, dia mendapati dirinya lebih banyak menghabiskan malam di teras, menjaga pintu – sekiranya potongan tripleks berengsel tali itu bisa disebut demikian – seakan ada yang hendak mencurinya. Dia berada di sana...
by Kliping Sastra Nusantara on Jan 9, 2017

Gadis-Gadis Praha - Sophia dan Istriku - Ke Bioskop - Takut dalam Ketakutan - Puisi Cinta yang Konyol dari Seorang Buruh

Gadis-Gadis Prahaoh marieoh lenkamasih adakah kisah-kisha dari prahaselain cinta dan pengkhia-natan dalam perangkisah…sebelum para penerjun mengetuk pinturumah kalianmungkin juga hasrat kalianucapkan lah dengan tenangseperti peluru terakhir men-emb...
by Kliping Sastra Nusantara on Jan 8, 2017

Perempuan Bulan Perak

MMY sering bercerita, dirinya selalu dikejar-kejar genderuwo. Mahluk halus berwujud raksasa itu menatap Ommy dengan mata penuh kobaran api. Lalu, raksasa itu merenggut tubuh Ommy. Tangan-tangannya mencekik leher perempuan muda itu. Namun, Ommy bisa m...
by Kliping Sastra Nusantara on Jan 1, 2017

Dua Sejoli - Sebotol Bir Milik Hujan - Lelaki Ungu - Gua untuk Sembunyi - lepas - Sisa Vakansi - Perjalanan dan Nona - Air - elia

Dua Sejolilelaki gila ini mengambil pisauudari selipan telinganya,untuk disulut seperti bara rokokyang memabukkan kenanganperempuan waras itu menusukpuntung menyala untuk ditancappada sukma, sampai sembuh luka-lukadan moksa.Sebotol Bir Milik HujanAda...
by Kliping Sastra Nusantara on Jan 1, 2017

Dua Sejoli - Sebotol Bir Milik Hujan - Lelaki Ungu - Gua untuk Sembunyi - Lepas - Sisa Vakansi - Perjalanan dan Nona

Dua Sejolilelaki gila ini mengambil pisaudari selipan telinganya,untuk disulut seperti bara rokokyang memabukkan kenangan.perempuan waras itu menusukpuntung menyala untuk ditancappada sukma. sampai sembuh luka-luka,dan moksa.Sebotol Bir Milik HujanAd...
by Kliping Sastra Nusantara on Jan 1, 2017

Lelaki yang Bercerita kepada Marinda

“KAU masih mendengarku?”“Ya, aku mendengarmu.”“Tapi kau pasti sudah mengantuk.”“Jika aku tertidur sekali pun, jangan berhenti bercerita.”***Aku pernah melihat sebuah lukisan milik temanku, Marinda. Bukan objek lukisan itu—seorang pe...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 26, 2016

Ya, Kata Cicak Tidak, Kata Laba-Laba - Asembagus - Di Pelabuhan Karangantu, Suatu Waktu

Ya, Kata CicakTidak, Kata Laba-LabaYa, kata cicakTidak, kata laba-labacicak berdecak nyaring gemanyalaba-laba bergerakmerentang jaring demi jaringsarang bunyinyaorang-orang berkuda tertegun, terhentakbatu debu gurun. tak mau buang waktumereka kekang...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 25, 2016

Kakek dari Tong San

KERAPKALI selepas makan malam kami sekeluarga akan berkumpul di ruang toko jahit yang tak begitu luas itu. Dengan Akong duduk di belakang mejanya yang besar-panjang, tempat ia menggambar dan menggunting pola-pola pakaian (ah, meja peninggalan ka...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 20, 2016

Dari Gigi untuk Gigi

DAN kini pengetahuannya sudah harus diuji. Pantatnya seolah membatu, berat sekali untuk bangkit.Madeali heran, ia tak melihat orang tua tadi keluar melalui pintu. Di dalam pun si Tua tak ada.Perawat menilakannya duduk di depan meja dokter. Dokte...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 13, 2016

Bayangan di Bawah Pohon Kersen

RUMAH kayu yang menaungi kenyamanan Wulan, gadis matang yang menanti lamaran jejaka, dijual ibu. Telah beberapa bulan ibu meninggalkan ayah, Wulan dan Lintang. Ibu menghilang, membawa serta sertifikat rumah dan tanah –atas namanya. Tanpa sepengetah...
by Kliping Sastra Nusantara on Sep 5, 2016

Kibar Labar Nelayan - Nda - Sabe - Aku Bawa Seluruhku ke Hadapanmu - Bukit Monthokah

Kibar Labar NelayanKibar layar perahu ituDesir angin di bibir pantai ituJuga dentum gelombang”Tak pernah membuat getir cinta kami“Kami terus berlayarMemanggang ingatan di luas dan dalam lautanToh, di mata kami, nasib bukan seperti meja judiDan Tu...
by Kliping Sastra Nusantara on Sep 4, 2016

Jimat Datuk

KAMI telah ikhlas jika malaikat maut datang menjemput Datuk. Ketimbang berminggu-minggu tergolek di kasur, tersiksa antara hidup dan mati, kami pasrah ditinggalkan beliau. Bukan berarti kami tak menyayangi Datuk atau ingin dicap sebagai anak cucu dur...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 30, 2016

Biografi Tua - Kepulangan - Namaku September - Langkah Kecil - Merawat Pagi yang Hampir Lenyap

Biografi Tua1/ketika waktu mengoyak usiamata semakin rabun dan menerkahijau menjadi biruabu-abu berubah hitampuluhan orang mengundurkan dirimenyita sepi2/sesudah itu, semenjak petangventilasi tak lagi melesatkan udarayang lihai melompatmengarah bagai...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 28, 2016

Seperti Ular Raksasa, tetapi dari Besi

MEREKA dirawat di ruangan yang sama, di sebuah rumah sakit kota kecil di daerah pesisir utara, dan keduanya mengidap penyakit yang tampaknya hanya bisa disembuhkan oleh mukjizat. Ruangan berwarna putih, dengan satu jendela, dan di dindingnya tergantu...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 22, 2016

Kabar Hujan - Cerita Kapal - Menunggu Kemarau - Distikon Malam - Stasiun Tugu - Sketsa 1 - Perjalanan Sejarah - Sebait Sajak Terserak di Gondomanan

Kabar HujanAdakah kabar  yang kau sampaikan bersamahujan?bukan sampah plastik berserakatau lumpur sisa penggusuran tadi malamapalagi tentang air mata yangmasih menggenangKabar apa yang kau bawa bersama hujan?bukan komedi kopi pahitketika sawah d...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 21, 2016

Penjaga Toko Bernama Jung yang Ingin Menjadi Pencipta

MESKI tak menjanjikan penyelesaian –mungkin akan berakhir di tengah jalan seperti yang lainnya—aku tetap berharap yang satu ini berbeda. Semoga ia hidup dan terbang ke luar sana, menuju benak orang-orang dan dihidupkan oleh mereka.Bila keberuntun...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 16, 2016

Sunyi Juga dan bahkan Sunyi

SAYA sedang di kantor ketika kabar itu datang. Ayah sakit. Teh Aisyah, kakak tertua saya, yang menelepon.”Kamu harus pulang!“ kata Teh Aisyah seperti yang penting harus mengatakan kalimat perintah seperti itu. ”Kalau mau bareng, sekarang ditung...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 8, 2016

November di Bruges - Kerudung Merah Padam - Tentang Katedral - Di Tepi Pelabuhan - Peta Buta

November di Brugeslewat jendela itu ladang-ladang seperti terbangtak meninggalkan bayang. dipandanginya gerimis menjatuhitepian kaca kereta –derunya sayup. siang redupketika dia hidupkan kembali ingatan masa kanaktentang seorang ibu mengajari anakn...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 7, 2016

Hitler dan Neraka yang Dibuatnya

Inilah kematian paling indah yang terjadi pada peradaban manusia. Tangisan. Kepala pecah diterjang peluru. Darah menyemburat seperti percik petasan tahun baru di langit-langit kota. Bilik-bilik rumah kayu tenggelam dalam abu kehancuran musim dingin d...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 2, 2016

Usia Pulang - Doa - Perjalanan Usia - Waktu - Puisi Pagi (1) - Tak Pernah Pergi - Puisi Pagi (2) - Kesunyian Paling Bisu

Usia PulangJika untuk pulang sajaaku harus menunggu tua,betapa lama penantian,betapa renta kerinduan.Omah Mangkat, 2016DoaKetika engkau pergimenuju kesejatian pulang,seketika risau dan sepipadaku beriringan datang.Tak mungkin bagikuikut semayam di pu...
by Kliping Sastra Nusantara on Jul 31, 2016
Close