Mashdar Zainal Blog Posts

Sungai

"SUNGAI... sungai... aku hanya ingin pergi ke sungai....” Ibu sakit, dan ia selalu mengigau tentang sungaisungai. Bukan tentang aku, tentang rumah, atau tentang ayah. Tapi tentang sungai-sungai. “Mengapa ibu selalu menyebut sungai-sunga...
by Kliping Sastra Nusantara on Jan 10, 2017

Gadis Kecil dan Lolipop

GADIS kecil itu berdiri di muka pagar rumahnya, tangannya yang mungil menggenggam sebatang lolipop berbentuk hati dengan pita kecil yang mengilap dan sebuah kertas yang tampak terikat di pangkal batang. Permen itu hanya digenggamnya erat-erat. Sement...
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 17, 2016

Ladang Ubi

I ni adalah sebuah ladang di mana rumput-rumput liar mencuat di antara pagar hidup, di antara semak ubi jalar dan bonggol-bonggol jagung yang siap panen. Udara dingin dan lembab. Lima ekor kambing menunduk, seperti mesin penyedot ajaib yang dengan ce...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 28, 2016

 Kisah Sepotong Pai

TAS plastik putih bertuliskan nama toko roti itu tergeletak lunglai di tepi trotoar. Ada bekas goresan tipis yang cukup membuat tas plastik itu nyaris koyak menjadi dua. Di dalam tas plastik itu ada sebuah kardus mungil yang sudah penyok. Dalam kardu...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 7, 2016

Penglihatan

Aroma napas ibu berwarna seperti akar rumput yang baru dicabut dari tanah basah. Mirip aroma rempah yang segar.IBU telah menjelaskan puluhan kali. Bahkan mungkin ratusan kali. Dengan napas aroma akar rumput basah yang sama. Bahwa aku terlahir sempurn...
by Kliping Sastra Nusantara on Apr 17, 2016

Air Sakti

BAPAK Mahwi sudah telanjur yakin bahwa Ki Saruk adalah orang yang dipilih Tuhan. Sebab itu Ki Saruk diberi semacam mukjizat berupa air sakti yang bisa menyembuhkan segala penyakit. Bapak Mahwi yang terserang stroke selama bertahuntahun, dan urung men...
by Kliping Sastra Nusantara on Jan 11, 2016

[Review Cerpen] Perawat Kenangan

CERPEN Mashdar Zainal berjudul Perawat Kenangan yang dimuat koran Pikiran Rakyat Minggu, 25 Oktober 2015 tidak menawarkan kebaruan tema dan isi cerita sama sekali, kecuali kemasan. Seperti produk re-package, isi tetap sama namun ketika bungkusan...
by Kliping Ulasan Karya on Oct 29, 2015

Perawat Kenangan

"APAKAH kalian tahu, sebagian orang bertahan hidup karena mengenang sesuatu. Dan sebagian yang lain, bertahan hidup karena melupakan sesuatu. Itu hanya sebuah pilihan. Dan aku... aku memilih untuk masuk dalam hitungan orang yang pertama."BOCAH-B...
by Kliping Sastra Nusantara on Oct 27, 2015

Namaku Yuri

Semula, aku hanya sebuah patung lilin yang dipahat seorang lelaki yang patah hati. Akulah satu-satunya patung paling sempurna yang pernah ia pahat. Patung yang ia serupakan dengan wajah seorang gadis cantik yang ia gilai. Ia memahatku tepat pada hari...
by Kliping Sastra Nusantara on Sep 7, 2015

Lebah

DI setiap halaman rumah penduduk di kampung kami, kau akan menemukan buah-buah beligo kering yang berlubang di dalamnya dan menggantung di sembarang pohon. Atau kalau tidak, kau akan menjumpai rumah-rumahan kecil serupa rumah-rumahan merpati yang men...
by Kliping Sastra Nusantara on Aug 3, 2015

Danau, Sinyo, dan Seorang Bocah Bertopi Gatsby

TAK  lama setelah Sinyo duduk, mengaitkan umpan di kail, dan melemparkannya ke dalam air, bocah lelaki bertopi gatsby itu datang. Ia tersenyum pada Sinyo. Tapi Sinyo tak membalasnya. Ia tak pernah menyukai anak kecil. Bahkan seandainya itu dirin...
by Kliping Sastra Nusantara on Jun 15, 2015

Perempuan Bergaun Ungu Motif Bunga-Bunga dan Lelaki Berbaju Kotak-Kotak Warna Biru

DALAM cerita ini, tokoh perempuan kita tak memiliki nama. Kita cukup menyebutnya dengan perempuan bergaun ungu motif bunga-bunga. Dan di tokoh lelaki juga tak bernama, ia kita kenal saja sebagai lelaki berbaju kotak-kotak warna biru. Kisah mereka nan...
by Kliping Sastra Nusantara on May 3, 2015

Gang Bunglon

JALAN selebar tiga setengah meter itu memiliki nama: Jalan Rawa. Penduduk setempat menyebutnya Gang Rawa. Jalan itu memiliki sebuah ujung berupa tembok tinggi yang memisahkan sebuah perumahan elit dan kampung Gang Rawa itu. Gang Rawa memiliki lima an...
by Kliping Sastra Nusantara on Apr 13, 2015

Garnish

Begitu memasuki toko roti di lantai satu perpustakaan itu, Garnish langsung teringat toko roti milik keluarga Tim. Selalu ada aroma manis vanilla dan kadang-kadang moka. Ya Tuhan, jangan aroma ini lagi. Garnish mengempaskan tubuhnya ke sebuah sofa em...
by Kliping Sastra Nusantara on Mar 19, 2015

Tulang Ikan di Tenggorokan

Rumah kami dan rumah Wak Karni bersebelahan, hanya bersekat pagar beluntas setinggi pinggang dan beberapa pohon petai cina yang tak pernah berbuah. Rumah Wak Karni berlantai dua, berwarna kuning muda, dan berubin keramik, sedangkan rumah kami berlant...
by Kliping Sastra Nusantara on Jan 6, 2015

[Review Cerpen] Perempuan yang Menjahit Bibirnya Sendiri

Setiap ucapan yang keluar dari mulutnya tidak hanya bau, tapi juga buas, tajam, beracun, dan bisa membunuh siapa saja.Di penghujung 2014, rubrik cerpen koran Kompas Minggu, 28 Desember 2014 menghadirkan cerpen berjudul “Perempuan yang Menjahit Bibi...
by Kliping Ulasan Karya on Jan 1, 2015

Perempuan Yang Menjahit Bibirnya Sendiri

Perempuan itu duduk dengan sangat tenang, sambil menyulam bibirnya sendiri. Tangannya bergerak runtun. Jarum mungil itu ia tusuk-tusukkan dengan tertib ke bibirnya. Lantas ditariknya kembali jarum mungil itu perlahan-lahan. Benang-benang berjuntaian.
by Kliping Sastra Nusantara on Dec 29, 2014

Meja Makan yang Menggigil

LUBANG kunci di pintu kamarku seperti kamera yang merekam segalanya. Semenjak Ayah mengunciku di dalam kamar, mataku selalu menempel di lubang kunci itu. Menelisik ruang makan di balik pintu.Meja Makan yang MenggigilDari lubang kunci itu, aku bisa me...
by Kliping Sastra Nusantara on Sep 9, 2014
Close